Ketika Mereka Bingung Bagaimana Carannya Menghabiskan Uang

 

Disudut kota yang penat akan kesibukan industri, jasa, pabrik hingga “perpemulungan” terdapat kisah pilu yang dirasakan seorang keluarga. Sebut saja namanya “Lamhot”. Seorang Pemulung beranak dua ini kesehariannya dihabiskan untuk mencari barang-barang bekas yang dapat dijualnya kembali.

 
Disuatu hari libur yang cerah, dimana banyak warga yang beristirahat, bersenang-senang dengan keluarga, si lamhot tetap konsisten dengan pekerjaannya. Bukan karena dia pekerja keras yang tidak tahan diam, tapi karena jika ia tidak memulung, maka anak istrinya tidak makan. Mau tidak mau dia harus kerja sepanjang hari. Siang malam. Tidak perduli cuaca seperti apa. Dia tetap bekerja.
 
” Wah lumayan nih, ada baju bekas. Masih bagus lagi. Lumayan lah, buat anakku dirumah. Terimakasih atas rezekimu ya Alloh. ” Bersyukur si lamhot.
 
Tak lama berselang, datang seorang pria berbadan tegap menghampirinya.
 
“woy, ngapain kau?” Tegur si pria berbadan tegap. 
 
Dalam hati lamhot ” Matilah aku. selalu sial aja kayaknya hidupku.”
 
“Eh, ini bang, anu, lagi mulung.” Jawab si lamhot gemetaran.
 
Si lamhot akhirnya diibawa kesuatu tempat oleh pria berbadan tegap tersebut.
 
Di lain tempat, istri si lamhot, sebut saja butet, kebingungan kenapa suaminya belum juga pulang. Karna biasanya jam 5 sore si lamhot udah pulang mulung. Tapi sekarang, sampai jam 6 sore si lamhot tidak kunjung pulang.
 
pergilah si butet bersama dua anaknya ke tempat biasa si lamhot mulung. Hingga disuatu tempat ” Loh, ini kan gerobak bapakmu. Kok ga ada dia yah” Cemas si butet.
 
“Hot, lamhot, o lamhot, dimana nya kau?” cari-cari si butet.
Anaknya pun tak mau kalah pula, “Pak, bapak dmana? adek belum makan. Bapak dimana? awas aja 10 menit lagi ga muncul, kubakar gerobak ini” teriak si anak.
 
Tak lama berselang anak dan istri si lamhot mencarinya, si lamhot pun keluar dari sebuah gang. “Loh, ngapain kalian kesini anakku?” tanya si lamhot.
 
Ini udah jam segini, adek belum makan. tapi bapak ga pulang-pulang. ” Jawab si anak.
“Kau darimana ajanya bang? ga kasian kau liat anakmu?” tanya si butet dengan keras.
 
Ooo, tadi bapak kan lagi mulung disitu. alhamdulillah dapat baju masih bagus. Tiba-tiba datang laki-laki menemuiku disini. Terus diajaknya aku ke rumahnya. Tadi kami cerita-cerita, dia heran liat aku, kenapa aku sibuk kerja disaat orang-orang pada istirahat di hari libur seperti ini. Dia juga cerita kalau dirinya bingung.
 
“loh, bingung kenapa” potong si butet.
 
“jangan kau potong dulu cakapku buteeetttt” jawab si lamhot.
 
“Mereka bingung, mau liburan kemana. Soalnya kalau mau liburan harus bawa hasil rapid test antigen” Sambung cerita si lamhot.
 
tak lama berselang, istrinya pun langsung menyambut. “Oalah, gitu rupanya jadi orang kaya ya pak. Pusing mau ngehabisin uang kemana. Enak kalilah jadi orang kaya ini pak yah. Kapan lah kita bisa gitu pak yah.Pasti enak jadi orang kaya. Ga kayak kita, bingungnya cari uang buat beli makan dan bayar sewa rumah”
 
Tiba-tiba si lamhot mengeluarkan sesuatu dari dalam kantung celananya. Ternyata isinya uang yang jumlahnya cukup banyak. Kurang lebih ada 2,5 juta rupiah.
 
” Ini nak, rezeki kalian. Jadi om yang tadi itu ngasih duit ini ke bapak. Katanya dia bingung mau ngehabisin uangnya kemana. Jadi dia kasih sedikit uangnya ke bapak” Bahagia si Lamhot.
 
“Oalah. gitu ya pak. Andai aja semua orang yang batal liburan bakal menyumbangkan uangnya kayak gini. Pasti ga pusing orang itu.” Saut si Butet.
 
Akhirnya mereka pun pergi ke warung untuk membeli nasi bungkus.
 
—–Tamat——
 
Pesan Moral? Saran dan Masukkan? Silahkan sampaikan melalui kolom komentar yah sahabat RF.
 * Gambar Milik  @micecartoon.co.id
Baca Lebih Banyak Klik Link Dibawah

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com