Seharusnya Abu Janda Dikirim saja ke Korea Utara oleh Pemerintah

 

Abu Janda, dengar namanya saja rasanya saya mau muntah. Apalagi jika harus berbicara secara langsung dengannya. Saya berharap, semoga ga bakal pernah tuh. Hahahahahaha. Yap, sebelum kita lanjut lebih jauh, saya mau tanya ke pembaca ini, kira-kira tau ga tentang dia? ya, mahluk satu ini adalah semacam makhluk unik nan langka, buktinya secara terus-menerus seolah ia dilindungi oleh Pemerintah. (Udah semacam Trenggiling ajah hahahaha).

 
Oke, sekarang saya mau serius dengan judul diatas. Beberapa hari belakangan, makhluk langka ini membuat indonesia ribut, ya moga-moga ga sampai chaos. Mulai dari cuitannya yang menghina Natalius Pigai dengan Bahasa “Udah Selesai Evolusi Belum Kau?”, ditambah dengan cuitan nya yang menghina islam sebagai Agama pendatang dari arab yang arogan. Alhasil makhluk yang satu ini berhasil membuat indonesia benar-benar ribut. Ya, mulai dari tokoh pemuda, intelektual bahkan sampai tokoh agama bersuara meminta keadilan agar bajingan ini segera ditangkap, namun seolah tak bergeming, panggilan penyidikan tak kunjung dilakukan kepada makhluk bernama babu, eh maaf abu janda ini.
 
Saya agaknya menaruh curiga, ada orang yang sengaja memelihara makhluk ini dan ia dapat tugas membuat ribut indonesia. Supaya apa? saya agaknya curiga, makhluk ini “Disetel” untuk mengalihkan Isu Bencana Indonesia di awal tahun ini, ditambah lagi ada yang bilang, bahwa banjir kalimantan akibat curah hujan tinggi, padahal jelas banjir itu karna penebangan hutan yang tak terkendali. Ada-ada saja kelakuan People my country ini. huufftttt bikin kita elus dada.
 
Sebagai warga negara yang baik, tentunya kami ingin yang terbaik untuk bangsa ini. Dan tentunya, jika suatu saat saya bisa mengganti posisi Sudjiwo Tedjo sebagai Presiden Negeri Jancukers, maka akan saya kirim orang-orang seperti abu janda ini ke Korea Utara. Macam-macam dia sama Kim Jong Un, maka habislah dia diterkam anjing-anjing lapar milik pemerintah korea utara hahahahaha.
 
Mungkin kalian akan bertanya, kenapa gak disarankan ke pemerintah indonesia aja? jawaban saya mah simple, indonesia suka pada badut, jadi ga mungkin badut bakal dibuang.
 
Jangan bilang, dengan tulisan menghina ini anda mengatakan saya tak ubah dengan makhluk bernama abu janda itu, karna sejatinya, menghina abu janda adalah Ibadah untuk Kami Rakyat Juancokers akwowkwokwok, canda atuh ahahhaha. Tapi emang sih, abu janda ga cocok dihina, dia lebih cocok dilempar ke kandang buaya asam kumbang wkwkwwkk.
 
Semoga hukum di indonesia masih baik-baik saja yah, dan si babu janda disegerakan mautnya, eh dihukumnya. Dahlah, pusing wkwkwwk.

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com