Lupa Itu Penentram

Sulit tidur karena tak bisa melupakan sesuatu. Banyak cara yang dilakukan untuk melupakan peristiwa yang menyakitkan dengan melakukan aktifitas tertentu, berhura-hura hingga kecanduan obat-obat yang terlarang. Sulit melupakan kadang menjadi penjara kemajuan karena terkukung dengan masa lalu atau kesulitan.

Manusia tempatnya lupa, mengapa? Lupa adalah kebutuhan agar menikmati ketentramam. Manusia lemah dalam menanggung beban, maka solusi termudahnya dengan melupakan. Ingat kisah Ursa, ibunya Zuko, dalam film Avatar? Dia menghilangkan beban hidupnya sebagai permasuri raja api Ozai dengan membuang ingatan masa lalunya? 

Slot Iklan

Manusia juga lemah dalam berinteraksi dengan kesuksesan. Kesuksesan masa lalu yang selalu diingatnya akan membuatnya lupa diri. Tak bisa mendesain kesuksesan baru. Bangga dan sombong dengan kesuksesan masa lalu kemudian ingin diterapkan kembali di era ini. Bagaimana bisa? Lupa terhadap amal kebaikan agar tidak merasa tinggi hati.

Lupa terhadap ilmu. Al-Qur’an itu seperti hewan ternak yang tidak terikat, mudah pergi apa yang sudah dihafalnya. Untuk apa semua ini? Agar manusia disibukkan dengan belajar, membaca dan menghadiri majlis ilmu. Agar manusia terus berinteraksi dengan Al-Qur’an. Andai tak disibukkan dengan hal ini, waktu manusia disibukkan dengan kesia-siaan dan permainan.

Berapa banyak teknologi yang ditemukan untuk memperkecil lupa? Dengan kelemahan inu manusia melakukan riset, Apa penyebab lupa? Prilaku apa yang menyebabkan lupa? Bagaimana memperkecil agar tidak jadi pelupa? Mesin, sistem dan aplikasi apa untuk mengurangi karakter lupa? Sifat lupa ternyata menjadi penggerak roda kehidupan

Lupa justru mendorong manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dalam kitab Talim Mutaalim, agar daya ingat kuat maka perbanyaklah puasa, shalat tahajud dan membaca Al-Qur’an dengan melihat mushaf. Memperkecil lupa dengan banyak beribadah.

Baca Juga :  Bersin Buatan, Penangkal 4.000 Virus Covid-19?

Semakin tua, semakin lupa? Agar hati dan akal manusia melupakan pernak-pernik dunia. Agar hati dan akal tidak terus menerus berinteraksi dengan selain urusan dunia yang melalaikan. Agar dalam hati, akal dan jiwa, hanya ada satu yaitu Allah saja.

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com