KEKACAUAN FILSAFAT KETUHANAN, Filsafat Ketuhanan : Untuk Apa?

Filsafat ketuhanan : untuk apa?
 
Saya pastikan 5 dari 10 orang yang ada akan bertanya untuk apa sih filsafat ketuhanan?..saya tidak sedang mendukun disini, tetapi fakta lapangan berbicara. setelah beberapa lama saya bergelut dalam dunia filsafat saya mulai mencari kegunaan filsafat khususnya filsafat ketuhanan. Banyak dari kita ketika mendapatkan suatu informasi maka akan menelan mentah-mentah informasi tersebut tanpa memikirkan nya terlebih dahulu. Inilah yang menyebabkan berkembang pesatnya informasi berita bohong atau HOAX. Pada dasarnya berita bohong tidak akan sanggup menipu kita jika akal sehat dapat berfungsi dengan baik dengan cara mengupgrade nya. mungkin berfilsafat khususnya filsafat ketuhanan akan melatih kita untuk menaikkan akal sehat.jadi filsafat juga bisa menjadi sarana untuk perbaikan akal sehat.
 
Pada beberapa abad yang lalu,manusia mulai berdiskusi mengapa dirinya ada?mengapa alam ada?lalu meminta penjelasan kepada Allah mengapa beliau ada dan menciptakan semesta ini? Semua sahutan itu hendak diturut oleh para mahir dalam bidang teologi. Dan jawaban-jawaban yang ada sangat beragam, tergantung kepercyaan anda terhadap tuhan dan keyakinan yang mana yang lebih mendominasi diri anda. Dan juga cukup banyak para ahli teologi yang melakukan ABSTINENSI terhadap filsafat ketuhanan.
 
Untuk orang yang menganut kepercayaan terhadap tuhan tertentu (terutama kepercayaan tuhan islam,kristen dan yahudi) hendak menambahkan pendekatan wahyu di dalam usaha memikirkannya. Jadi usaha yang diterapkan manusia ini bukanlah untuk menemukan tuhan secara absolut atau mutlak, namun berupaya menemukan pertimbangan kemungkinan-kemungkinan untuk manusia untuk sampai pada kebenaran tentang tuhan.
 
Seperti halnya pendapat plato, berfilsafat ketuhanan harus memperhatikan dimensi, metafisika, epistemologi, dan etika.
 
 
 
AKAL DAN ABSTENSI
 
1. POKOK MASALAH
 
Mungkin saat masih kecil kita pernah berpikir apa itu tuhan?, siapa tuhan?,darimana datangnya tuhan?, seperti apa rupa tuhan?, mengapa aku harus mengimani tuhan? Bagaimana jika aku tidak percaya keberadaan tuhan?….
 
Benar,pertanyaan seperti itu sangat fundamental,karena sejatinya manusia adalah makhluk hidup paling istimewa karena dibekali akal.terlepas dari mana datangnya akal itu sendiri,akal tetaplah sebuah nikmat berharga bagi kita (manusia). Coba kita membayangkan bagaimana pola hidup manusia dan hewan,tentu ada hal yang berbeda.dimana?,,kalau jawaban saya sendiri adalah pada proses interaksi nya. Hewan berinteraksi hanya berdasarkan pada naluri nya.sedangkan manusia berinteraksi menggunakan sebuah perasaan yang rasional atau lebih dikenal dengan akal.
 
Pada dasarnya jika dikaji lebih dalam,akal adalah jalan yang menjadi pilihan dengan suatu proses pengkajian secara mendasar untuk selanjutnya diimplementasikan dari sebuah tindakan yang hendak dibuat. Lalu bagaimana dengan pilihan yang tidak dipikirkan rasional??? Itu bukanlah akal, melainkan NAFSU.
 
Lalu,apa itu abstensi? Menurut KBBI sendiri adalah “Tindakan atau praktik tidak memberi suara”. Lalu apa hubungannya dengan akal sendiri? Mungkin banyak yang tidak dapat mencerna hubungan kedua kata tersebut.
Jadi begini, jika akal itu adalah jalan yang merupakan suatu akibat,maka abstensi itu adalah proses pematangan dari akal itu sendiri. Akal tanpa Abstensi itu absurd,abstensi tanpa akal itu Fail (gagal).
            
Setelah kita uraikan dua pokok bahasan kita tersebut, yang berguna untuk menjadi pondasi berpikir kita, maka sudah saatnya kita masuk untuk mencari jawaban dari pertanyaan diatas.
 
2. PEMBAHASAN
 
            2.1 APA ITU TUHAN?
 
Berbicara tentang tuhan itu seperti bicara makanan lezat, anda yang memutuskan apa yang anda percaya. Jika anda meyakini bahwa uang adalah maha segalanya, maka uang adalah tuhan anda. Bukan tanpa alasan, memang benar dengan kepemilikan uang anda dapat membeli apa yang anda suka. Bahkan anda bisa menjadi pesohor di suatu wilayah hanya dengan mengandalkan uang yang anda miliki untuk membeli loyalitas orang-orang sekitar anda menggunakan uang.
 
Tetapi pendapat yang demikian itu sangat la absurd dan mudah dipatahkan.
Jika uang adalah tuhan,lantas pencipta uang siapanya tuhan?
Cukup mudah bukan mematahkan pemikiran yang demikian?
 
Seorang filsuf yunani kuno yang bernama thales dalam bukunya pernah mengatakan bahwa air adalah tuhan, karena air adalah sumber kehidupan.dimana ada air disitu pasti ada kehidupan.
 
Bisakah anda menyangkal atau membantah teori nya tersebut?
Dapatkah anda menjustifikasi teori tersebut?
 
Semua saya kembalikan pada anda.tentu sangatlah sulit membantah teori tersebut.karena bisa dipastikan dengan penuh bahwasannya teori tersebut telah dipikirkan secara matang menggunakan akal sehat yang terdoktrin oleh isi alam yang dimana salah satunya adalah air.
 
Tapi yang perlu kita ketahui agar tidak terjadi kontradiksi pada pendapat pertama mengenai uang adalah tuhan yang dengan mudah dipatahkan.
Jika uang itu merupakan barang ciptaan manusia sendiri,tidaklah mungkin manusia mentuhankan uang sebagai sarana spiritual nya.
Lalu bagaimana dengan air? Air itu ada entah dari mana datangnya,tetapi bisa dipastikan air bukanlah ciptaan manusia. Malah air merupakan suatu zat yang sangat dominan di tubuh manusia.menurut riset,tubuh manusia itu memiliki unsur 60% berupa air.
Tidak mungkinkah air yang mendominasi dalam tubuh manusia merupakan perwujudan dari tuhan itu sendiri? semua nya saya kembalikan pada anda. Tetapi saya memiliki satu pertanyaan jika tuhan itu air, tuhan itu tentulah sesuatu yang pasti bersifat adil,lalu bagaimana dengan wilayah gurun pasir khususnya wilayah timur tengah dan afrika? Mungkinkah tuhan itu hanya memihak pada segelintir wilayah?semua kembali pada anda.
 
Saya hanya tawarkan konsep berpikir.
 
Mungkin anda bertanya pada saya, menurut saya sendiri, tuhan itu apa sih? Saya tidak akan pernah menjawab pertanyaan tersebut secara konkrit. tetapi saya akan memberikan beberapa clue untuk anda pikirkan sendiri. karena saya tidak akan mengarahkan anda untuk menjadi pembaca yang tidak berpikir. saya lebih suka jika anda adalah pembaca yang kritis, tidak menelan pendapat orang lain secara mentah-mentah. Karena diri anda sendirilah yang berhak memberikan doktrin kepada anda. bukanlah orang lain.
 
Jadi,Tuhan itu bersifat metafisika. dan tuhan adalah saat kau berfikir tentang seberapa luas ruang hampa di galaksi.
 
2.2 SIAPA TUHAN?
 
Pernakah anda bertanya siapa anda? baik pada diri anda maupun orang lain. pernakah anda tiba disuatu problem yang menimpa anda dan anda melihat celah untuk keluar dari masalah tersebut? Lalu mana yang anda ambil untuk menyelesaikan.
 
Begitu juga jika anda bertanya siapa tuhan. abstensi sangat dibutuhkan disini untuk menghasilkan akal. apa yang anda pikirkan mengenai siapa tuhan itu adalah tuhan anda. jika anda berpendapat bahwasannya tuhan adalah sosok yang membawa anda ke dunia batas perspektif nalar. mengapa tidak?
 
Coba kita simulasikan, ada suatu perlombaan dan sudah ada 3 pemenang yang anda bukanlah bagian dari pemenang tersebut tetapi anda beranggapan bahwa andalah pemenang atau juara umum tersebut. memang dapat dipastikan bahwa publik/secara umum anggapan anda adalah salah atau sebuah lelucon. tetapi bagi anda? patahkah anggapan anda yang dimana anggapan tersebut adalah bentuk rasa cinta anda terhadap diri anda? tentu tidak, karena anda adalah raja dari segala raja untuk diri anda.  Anda memiliki kebebasan mutlak untuk mengatakan bahwa anda adalah seorang pemenang. memang absurd untuk di ekspos ke publik. tetapi rasional untuk menjadi bagian abstensi.
 
Begitu juga dengan pertanyaan diatas, siapa tuhan?
Siapa tuhan adalah apa yang anda pikirkan dan menjadi kebenaran bagi anda.jika anda berpikir bahwasannya tuhan adalah orang yang paling berjasa bagi anda,mengapa tidak? Bukannya kita makhluk merdeka yang bebas menentukan pilihan?
     
tetapi sejujurnya saya tidak ingin jika anda menjadi apotheosis sesama makhluk yang memiliki esensi yang sama. namun saya harus tekankan lagi bahwasannya saya tidak akan menduduki isi kepala anda, anda adalah makhluk merdeka yang berakal untuk mempertanggung-jawabkan segala apa yang terjadi pada diri anda.
 
2.3 DARIMANA DATANGNYA FILSAFAT KETUHANAN? KAPAN-KAPAN KITA  LANJUTKAN YA!!!!
 
 

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com