Hakikat Kerahasiaan Takdir

 
Qadar itu sangat super rahasia. Manusia tak sedikit pun mengetahuinya. Bagaimana cara menyikapinya? Bagaimana menikmatinya? Bagaimana mendapatkan kebaikannya? Yang termudah ikuti tuntunan Allah dalam syariat-Nya. Ikuti tuntunan Sunah Rasulullah saw dalam mengisi seluruh ruang dan waktu.
Tentramkan jiwa bersama tuntutan Allah dan Sunnah Rasulullah saw, dalam dekapan ini ada nasihat, arahan, perlindungan dan pertolongan. Dalam dekapan ini ada terobosan, lompatan dan keluarbiasaan yang siap diilhamkan ke dada manusia. Dalam dekapan ini ada rahasia yang ingin diajarkan Allah secara langsung ke dalam jiwa yang tentram bersamanya.

 

Bila tidak mentramkan jiwa bersama tuntutan Allah dan Sunnah Rasulullah saw yang terjadi hanya  kehancuran. Setiap fragem kehidupan manusia dipenuhi “konspirasi”, tipu daya yang luas. dan jalur jebakan yang sangat banyak. Kadang tipuan dibalas tipuan. Maka dalam mengarungi seluruh situasi
bertawakal kepada Allah yang pasti menyempurnakan segala urusan-Nya.
 
Menurut Sayid Qutb dalam tafsir Fizilalil Quran mengatakan bahwa qadar Allah itu terus bergerak, berganti terus, dan kejadian-kejadian terjadi terus menerus. Sikap menyerahkan segala urusan kepada Allah itulah perkara yang utama dan terbaik. Menjaga hubungan dengan-Nya, lebih tertuntun dan terarah. Di dalam ketakwaan dan merasakan pengawasan Allah terdapat segala kebaikan.

 

Slot Iklan
Jiwa manusia bisa dikuasai oleh keadaan yang sedang terjadi dengan segala kondisi dan sentuhan yang ada di dalamnya. Bisa jadi segala jalan keluar menuju masa depan tertutup. Sehingga, jiwa menjalani hidup dalam penjara situasi dan kondisi yang terjadi. Dan, ia merasakan bahwa situasi itu gelap selamanya, dan segala kondisi dan keadaan yang terjadi akan selalu menyertai dan mengusiknya. Ini merupakan penjara jiwa yang mengunci dan merusak otot-otot dalam banyak hal.
Baca Juga :  SAINS TIDAK BERPIKIR ( Irawan santoso Shiddiq, S.H. )

 

Namun, bukan itu hakikatnya, karena qadar Allah selalu bekerja, selalu berganti, dan selalu berubah. Juga selalu menciptakan sesuatu yang tidak terlintas dalam perhitungan manusia berkenaan dengan keadaan dan situasi. Yaitu, jalan keluar dan keluasan setelah mengalami kesempitan. Kemudahan setelah kesulitan. Kelapangan setelah kesukaran rezeki. Allah dalam setiap hari selalu sibuk dengan segala urusan. Dia akan menampakannya bagi makhluk setelah hal itu tertutup dari mereka.

 

Allah menghendaki agar hakikat ini tertanam kokoh dalam diri manusia. Sehingga, mereka selalu berharap terhadap apa yang diperbuat Allah dalam segala urusan yang selalu diperbaharui-Nya dan pintu-pintu harapan selalu terbuka terhadap perubahan situasi dan kondisi yang dialami. Juga agar jiwa-jiwa selalu dinamis dengan harapan-harapan, optimis dengan cita-cita, dan tidak terbentur dengan pintu-pintu keluar yang terkunci. Dan, dia tidak hidup dalam penjara situasi dan kondisi yang terjadi. Yang terjadi bisa saja membawa sesuatu yang tidak pernah terbayangkan.

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com