Mengkriminalisasi Para Pembuka Pintu Langit

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
 
Mengkriminalisasi ulama, bagaimana kesudahannya? Dikenakan pasal kerumunan. Dikenakan pasal menyerang aparat. Dikenakan pasal menyerobot tanah. Entahlah apa lagi. Namun bagaimana hasilnya?
 
Mengkriminalisasi ulama, sebenarnya tengah mengkriminalisasi penguasa itu sendiri. Ingin menjatuhkan harga diri ulama, akhirnya menjatuhkan kewibawaan penguasa itu sendiri. Ingin menghancurkan ulama, justru proses penghancuran penguasa tengah terjadi.
 
Pasal kerumunan, akhirnya yang diserang putranya sendiri. Ribut soal kerumunan, akhirnya media mengungkap kasus “Putra pak Lurah”. Pasal menyerang aparat, ternyata seluruh bukti menunjukkan  penembakan jarak dekat ke titik mematikan oleh aparat. Mengusir soal tanah, ternyata para koleganya mendapatkan penguasaan tanah juga fasilitas. Siapa yang akhirnya yang direndahkan? 
 
Bila berusaha membuka dan merekayasa aib orang lain, maka Allah akan membongkar kebobrokannya. Begitulah hukum yang tercatat dalam hadist Rasulullah saw. Apalagi yang ingin dihancurkan adalah para Waliullah? Allah sendiri yang menjaganya. Allah sendiri yang menghancurkan rekayasa para penguasa yang zalim.
 
Adakah dalam sejarah Islam, penguasa yang adil dengan memusuhi ulama? Adakah dalam sejarah Islam, masa keemasan seorang penguasa dengan mengkriminalisasi para ulamanya? Banyak yang merasa cukup dengan pendamping para ilmuwan dan intelektual yang mengandalkan ilmu, teknologi dan akal saja. Apakah hanya dengan mereka membawa pada kejayaan?
 
Sehebat apapun para pendamping penguasa, tanpa bisa membuka pintu-pintu langit apakah berguna? Apakah hanya strategi, teknologi dan pendanaan yang kuat, dapat membawa pada kejayaan tanpa membuka pintu-pintu langit? Sarana bumi tidak ada artinya tanpa restu dari langit.
 
Apa hebatnya manusia, tanpa hujan dari langit? Apa hebatnya teknologi, tanpa matahari dan bulan dari langit? Apa hebatnya ilmu pengetahuan bila suasana alam membeku? Tak ada artinya. Saat penguasa menyibukan diri dengan mengkriminalisasi para pembuka pintu langit. Maka Allah akan menyibukannya pada hal yang menghancurkannya. Padahal para penguasa menyangka sedang melakukan kebaikan yang banyak. Begitulah hukum yang tertulis dalam Al-Qur’an.

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com