Fase 40-an (2)

Oleh: Nasrulloh Baksolahar

Bagaimana mengisi usia 40-an? Pelajarilah kisah Nabi Sulaiman. Dia memandu doa khusus saat memasuki usia 40-an. Perhatikan kiprah Rasulullah saw di usia 40-an. Perhatikan kehidupan para penduduk Madinah di usia 40-an. Itulah role model termudah bagaimana berkiprah di usia 40-an.

Slot Iklan

Nabi Sulaiman menjalankan roda pemerintahan dengan keadilan. Kecerdikannya melampaui bapaknya Nabi Daud dalam memutuskan beragam persoalan hukum. Ingat kisah domba yang memakan tumbuhan di kebun petani lainnya? Ingat kisah bayi yang diterjang serigala, lalu dua orang wanita mengklaim bahwa bayi yang masih hidup adalah putranya?

Rasulullah saw dalam usia 40 tahun diangkat sebagai Nabi dan Rasul. Beliau mengemban amanah besar memperbaiki manusia. Beliau mendidik generasi baru agar siap mengemban perbaikan dunia. Beliau berjibaku dengan hinaan, cacian, siksaan dan pengusiran. Bagaimana dengan kita?

Apa fokus fase 40-an? Bersyukur kepada Allah. Itulah doa yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Ada yang berkata, “Kehidupan itu dimulai dari fase 40-an.” Fase ini adalah fase kekuatan dan kebugaran fisik. Fase kesempurnaan karir. Fase kecemerlangan akal. Fase dimana semua kenikmatan dapat direngkuhnya.

Ada yang hanya mengkonsumsi kenikmatan saja. Kenikmatan hanya berbuah sampah dan kotoran.  Kenikmatan hanya menjadi kelalaian dan kesia-siaan saja. Kenikmatan hanya dihamburkan melampaui kebutuhan hidupnya. Di usia ini, bisa jadi menjadi ajang puncak kedurhakaan dan perlawanan kepada Tuhan Penguasa Alam Semesta.

Dalam keberlimpahan nikmat terselip jebakan tersembunyi. Dalam era keemasan, tak sadar bahwa setelah itu era kemunduran. Setelah era kemudahan akan bertemu era kesulitan. Tak sadar bahwa roda kehidupan terus berputar. Perhatikan apa yang terjadi setelah era 40-an? Beragam keluhan mulai dirasakan.

Ada juga yang menginvestasikan kembali kenikmatan tersebut. Keberlimpahan bukan untuk dihabiskan dan dipuaskan tetapi diinvestasikan kembali dalam menghadapi berbagai kemungkinan.  Investasi untuk menghadapi fase berikutnya. Investasikan untuk menghadapi pertemuan dengan Allah.

Ingin mengekspresikan diri dan berpotensi mendapatkan penghasilan?
Yuk jadi penulis di rakyat filsafat. Setiap bulannya akan ada 3 orang beruntung yang akan mendapatkan Hadiah dari Rakyat Filsafat!

Ingin memiliki portal berita yang responsif, dinamis serta design bagus? atau ingin memiliki website untuk pribadi/perusahaan/organisasi dll dengan harga bersahabat dan kualitas dijamin dengan garansi? hubungi kami disini!

Saran Kami

Mungkin anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

Pasang Iklan

Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Anak Desa
Klik Gambar Untuk Mengunjungi Warung Sop Jawa Sumatera

Tertarik Mulai Menulis di RAKYAT FILSAFAT?

Ada pertanyaan? Hubungi kami di rakyatfilsafat@gmail.com